Wednesday, April 20, 2011

menyimpan hati yg RENYUK!!

Sehelai kertas,
ku ambil,
ku tulis,
dan ku renyuk.

ku ambil,
ku tulis,
dan ku renyuk.

Begitulah yang seterusnya.

Hati gundah-gulana,
direnyuk pelbagai sengsara,
yang tahu tiada siapa,
melainkan hanya Dia.

Kertas yang renyuk,
ku ambil,
ku rata,
dan ku simpan.

Ku ambil,
ku rata,
dan ku simpan.

Begitulah yang seterusnya.

Meski pahit tak tertelan,
biar perit tak tertahan,
ini semua adalah ujian,
pengajarannya harus ku simpan.

No comments:

Post a Comment